Yogyakarta -- Presiden Joko Widodo telah mengarahkan alokasi dana abadi sebesar Rp 2 triliun melalui APBN 2025 untuk mendukung pengembangan kegiatan pariwisata melalui Program Indonesia Quality Tourism Fund (IQTF).
Keputusan ini merupakan langkah strategis dalam membangun ekonomi kreatif di Indonesia, terutama di sektor pariwisata yang memiliki potensi besar sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja. IQTF bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan pariwisata, memperluas aksesibilitas ke destinasi wisata, serta meningkatkan infrastruktur pendukung pariwisata di berbagai daerah.
Dana abadi sebesar Rp 2 triliun ini akan dialokasikan secara strategis untuk mendukung berbagai inisiatif pengembangan pariwisata yang berkelanjutan dan berdaya saing tinggi. Tujuan utamanya termasuk membangun infrastruktur pariwisata yang modern, meningkatkan kualitas layanan dan pengalaman wisatawan, serta mengembangkan destinasi pariwisata unggulan yang dapat bersaing di pasar global.
Program ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, meningkatkan pendapatan masyarakat setempat, serta mempromosikan kekayaan budaya dan alam Indonesia kepada dunia internasional. Dengan dukungan yang kuat dari pemerintah, sektor pariwisata diharapkan dapat menjadi salah satu penggerak utama dalam transformasi ekonomi Indonesia menuju masa depan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Alokasi dana sebesar Rp 2 triliun untuk Program IQTF menunjukkan komitmen pemerintah dalam memajukan pariwisata sebagai sektor strategis untuk ekonomi kreatif. Langkah ini tidak hanya mendukung pengembangan infrastruktur pariwisata yang modern, tetapi juga memperkuat daya saing Indonesia dalam industri pariwisata global. Dengan demikian, Indonesia dapat memanfaatkan potensi alam dan budayanya secara optimal, menciptakan lapangan kerja baru, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara luas melalui pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.

0 Comments
Posting Komentar