Yogyakarta -- Para pejabat tinggi dan peserta Program Pendidikan Reguler Angkatan (PPRA) LXVII Tahun 2024 dari Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI) melakukan kunjungan ke Command Center Ibu Kota Nusantara (IKN). Kunjungan ini merupakan bagian dari program Studi Strategis Dalam Negeri (SSDN) yang bertujuan untuk memperkaya wawasan dan pengetahuan para peserta mengenai strategi pertahanan dan pembangunan nasional.

Command Center IKN berfungsi sebagai pusat kendali dan koordinasi utama dalam pengembangan dan pengelolaan Ibu Kota Nusantara, yang dirancang untuk menjadi pusat pemerintahan dan simbol modernitas Indonesia. Dalam kunjungan ini, para peserta mendapatkan paparan mengenai fungsi dan operasional Command Center, termasuk sistem teknologi yang digunakan untuk monitoring dan pengelolaan data secara real-time.

Kunjungan ini juga memberikan kesempatan bagi peserta untuk memahami lebih dalam mengenai rencana strategis pemerintah dalam pemindahan ibu kota, serta bagaimana integrasi antara pembangunan infrastruktur, pertahanan, dan keamanan nasional dikelola secara efektif. Diskusi yang diadakan selama kunjungan ini juga mencakup berbagai isu penting seperti manajemen risiko, keamanan siber, dan strategi mitigasi bencana yang relevan dengan pengelolaan Ibu Kota Nusantara.

Melalui kegiatan ini, Lemhannas RI berharap para peserta PPRA LXVII dapat memperoleh perspektif yang lebih luas dan mendalam tentang tantangan dan peluang yang dihadapi dalam pembangunan Ibu Kota Nusantara. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesiapan para pemimpin masa depan dalam menghadapi dinamika pertahanan dan keamanan nasional yang semakin kompleks.

Kunjungan ke Command Center IKN ini merupakan salah satu dari serangkaian kegiatan yang dirancang untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi strategis para peserta PPRA LXVII, sejalan dengan misi Lemhannas RI untuk mencetak pemimpin nasional yang tangguh, visioner, dan berwawasan luas dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).